Rabu, 28 Agustus 2013

plat kopling

 PLAT KOPLING 

*Fungsi Plat Kopling:
   fungsi plat kopling yaitu, sebagai perantara pindahan putaran dari mesin(engine) ke transmisi, hubungan antara dengan facing melalui beberapa dumper spring yang berfungsi untu meredam kejutan pada saat kopling mulai bergerak facing di sambungkan cusnioning.

  • Letak ? terletak antara mesin(engine) dan transmisi.
  • Syarat kopling yang baik ? harus bisa melepas putaran/tenaga dengan cepat, harus halus/lembut saat menghubungkan, tidak slip.
  • cara kerja: memutus : pedal di injak, realease fork menarik realease bearing, realease b
    earing menekan preasure plate . tertarik ke belakang.
                        Perbaikan Kopling (Over Hold)
  1. setel pedal kopling, yaitu jarak pedal dengan floor. standart jarak babas kopling(20mm-40mm)
  2. setel kebebasan kopling.
  3. ganti plate koping (kaleau sudah habis).
  4. ganti bearing.
  5. pilt bearing.
*Kopling memiliki 2 jenis pengoperasian, yaitu :
- sistem penggerak hidraulis, yaitu sistem pengoperasian menggunakan minyak hidraulis.
   keuntungan kopling hidraulis, yaitu pada jenis ini pengemudi dapat dengan mudah mengoperasikan kopling dengan tekanan pedal yang ringan.
- sistem penggerak mekanis yaitu sistem pengoperasian menggunakan kawat kabel.
*Tiga bagian utama plat kopling :
- kanvas.
- pegas pelembut.
- peringan gerak.
Gangguan yang terjadi pada unit kopling dapat menyebabkan tenaga berkurang :
- jarak bebas injakan pedal kopling terlalu tinggi.
- kedudukan mur penyetel yang terlalu dalam.
- akselerasi lamban.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar